USULAN PROGRAM PERTANIAN SEHAT (PPS) LAZ ULIL ALBAB, 2010

A. Pendahuluan
Dilhami dari ringkasan pernyataan yang menyatakan bahwa Makanan yang halal pasti akan bersifat toyyib, akan tetapi makanan yang toyyib belum tentu besifat halal. Makanan yang bersifat aman artinya tidak menyebabkan penyakit, dengan kata lain aman secara duniawi dan ukhrawi. Keamanan pangan (food safety) ini secara implisit dinyatakan dalam al-Qur’an.
“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizkikan kepadamu, dan bertawakallah keada Allah dan kamu beriman kepada-Nya.” (QS. al-Maidah: 88)
Ayat ini memerintahkan manusia untuk mengkonsumsi makanan/minuman dalam konteks ketakwaan pada saat menjalankan perintah konsumsi makanan. Supaya manusia berupaya untuk menghindari makanan/minuman yang mengakibatkan siksa dan terganggunya rasa aman.
Kesan tragis yang terjadi ketika bahan anorganik (bahan kimaiwi) dimasukkan kedalam tubuh tanaman maka yang akan terjadi adalah menurunya tingkat kesehatan manusia karena bahan tersebut sesunguhnya kurang aman bagi tubuh manusia itu sendiri. Selain itu bahan kimiawi tersebut tenyata tidak hanya berdampak pada yang dikonsumsi manusia namun sangat menggangu keseimbangan ekosistem setempat. Solusi atas kejadian ini adalah membentuk pertanian yang aman dan ramah untuk lingkungan atau biasa disebut pertanian organik. Program Pertanian Sehat (PPS) diharapkan menjadi satu terobosan dalam usaha membudidyakan kesehatan untuk ummat dan lingkungan.
Fakta : Konsep nyata di lingkungan Produk organik seperti buah, sayuran, dan beras juga memiliki harga yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan produk pertanian intensif atau kimia maka dengan demikian sudah jelas membantu pendapatan petani kecil. Hanya saja yang jadi masalah adalah pemasaran produk belum banyak diketahui oleh petani. Padahal beberapa restoran tertentu sangat membutuhkan produk pertanian organik karena semakin meningkatnya akan kesadaran manusia tentang kesehatan.
PPS sebagai salah satu bidang yang memiliki peranan penting dalam kegiatan membangun komunitas petani yang secara khusus untuk petani yang kurang mampu (artinya meiliki luas lahan yang relatif kecil dan kurang dukungan dari segi ekonomi ) dengan melibatkan masyarakat.

B. Tujuan dari Program Pertanian Sehat (PPS) adalah:
• Memberdayakan petani agar mandiri yang fokus di bidang pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam usaha pertanian sehat yang memberikan manfaat secara ekonomi dan sosial bagi petani dan bermanfaat untuk umat muslim khususnya kaum dhuafa yang memiliki lahan kecil dan kekurangan perhatian dalam pengelolaan lahan
• Menanamkan arti penting kesehatan produk pertanian kepada petani yang aman dunia dan akhirat
• Meningkatkan taraf hidup petani kecil
• Memanfaatkan lahan sempit secara intensifikasi yang intensif
• Mengusahakan dan membantu pemasaran pertanian yang sehat
C. Tema
Ulil Albab untuk Sahabat Tani ( SAHATANI )dan Memandirikan Petani

D. Model/Jenis Kegiatan
Jenis kegiatan yang akan diusahakan dalam PPS adalah :
• Pembentukan Manajemen Pelatihan Petani yang waktunya sesuai dengan masalah yang sedang dihadapi petani. Tujuan program utama yang ada dalam manajemen pelatihan :
1. Menyelenggarakan Pendidikan & Pelatihan Keterampilan Petani Ramah Lingkungan
2. Membangun Network dengan pihak luar
3. Sosialisasi program
Dari pelatihan ini yang akan diharapakan adalah :
• Pembentukkan Kelompok Tani
• Peningkatan Kapasitas SDM Petani
• Penumbuhan Kader Petani Lokal
• Pembinaan dan Pelatihan Pertanian Ramah Lingkungan
• Pembiayaan Mikro Petani
• Penguatan Kelembagaan Petani
• Pengusahaan sisitem intensifikasi Pertanian
• Pengolahan produk pertanian organik (non residu pestisida)
• Pengandaan Bio-pestisida
• Pengadaan Kompos
• Pengandaan Insektisida hayati
• Pengandaan Pupuk organik
• Penyediaan media tanam (TOP SOIL )
• Penyediaan media semai
• Penyediaan benih

E. Target/Sasaran
Sasaran dikategorikan kedalam 2 bentuk kriteria yaitu Kriteria Sasaran dan Kriteria Ketentuan Wilayah.
1. Kriteria Sasaran
a. Kriteria Sasaran Utama, yaitu sasaran prioritas program yang merupakan para petani
miskin (dhuafa) dengan ciri umum: 1). Para petani yang memiliki lahan
maksimum 0.25 Ha atau berpenghasilan per-hari kurang dari atau sama dengan
Rp. 20.000; 2). Kondisi rumah (milik sendiri/ sewa/ kontrak) kurang layak dan
kepemilikan harta (peralatan hidup) terbatas, dideskripsikan dengan indeks rumah.
Selain itu ada penilaian (kesepakatan) dari masyarakat setempat bahwa yang
bersangkutan terkategori miskin.
b. Kriteria Sasaran Antara, yaitu sasaran tidak terkategori prioritas akan tetapi memiliki
potensi untuk mendorong semangat para petani miskin untuk lebih semangat
mengikuti program. Jumlah sasaran antara akan dibatasi dan disesuaikan dengan
situasi dan kondisi yang ada.
2. Kriteria Ketentuan Wilayah
a. Mempunyai potensi SD pertanian yang dapat dikembangkan baik untuk skala
lokal maupun nasional, termasuk dukungan sarana dan prasarana program serta
dukungan iklim dan cuaca (klimatologi) lokasi sasaran program
b. Memiliki potensi SDM yang mendukung program baik dalam hal kuantitas
maupun kualitas
c. Tidak termasuk daerah konflik atau memilki potensi konflik yang tinggi

F. Manfaat PPS
Adapaun manfaat yang diharapakan dengan kinerja PPS ini adalah :
1. Melalui PPS, diharapakan para petani sasaran dapat meningkatkan
kualitas dan kuantitas hasil usaha taninya
2. Mendorong para petani untuk meningkatkan sikap, sifat dan
perilaku intelektualitasnya sehingga akan muncul pribadi-pribadi petani yang
kritis dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya
3. Tercapainya kemandirian komunitas petani sasaran
4. mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi para petani miskin

G. Pelaksana (Waktu & Tempat)
Waktu : Dikondisikan setelah dilkukan survei tempat
Tempat : Sebenranya PPS umum untuk semua kalangan daerah yang dikatergorikan penduduknya miskin namun Untuk tahap pertama realisasi PPS yang diharapkan untuk pelksanaan program ini adalah:
Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang
Dari data informasi yang diperoleh adalah bahwa :
Dusun yang 100% penduduknya muslim tersebut, merupakan salah satu kantong kemiskinan Deli Serdang. Kesejahteraan masyarakat jauh dari memadai. Ditambah lagi akses jalan sangat memprihatinkan. Jalan yang ada sebagiannya adalah jalan tanah yang jika hujan akan sulit dilalui.
Banyak potensi daerah yang dapat digarap, seperti; sawah, kebun sawit, tambak udang dan kepiting. Namun semua itu belum dapat mensejahterakan masyarakat.
(Sumber : LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM SENYUM RAMADHAN 1431 H ULIL ALBAB – LAZIS PT PLN SUMUT )

H. Detail Anggaran Dana
NO JENIS Kebutuhan @ JUMLAH (RP)
1 Pengandaan Bio-pestisida 100 botol 25.000 2.500.000
2 Pengadaan Kompos 250kg/luas lahan x100 kk 5.000 1.250.000
3 Pengandaan Insektisida hayati 100 botol 50.000 5.000.000
4 Pengandaan Pupuk organik 100 botol 35.000 3.500.000
5 Penyediaan media tanam (TOP SOIL ) 500 kg/luas lahan x 100 kk 1.000 50.000.000
6 Penyediaan media semai 10 unit 1.000.000 10.000.000
7 Penyediaan benih (Hortikultura dan Palawija) 100 kk 250.000
8 Bea Sosialisasi (Pelatihan dan Seminar) – – 15.000.000
Total 87.250.000
Nb: Data ini untuk kebutuhan 100 orang Petani. Kebutuhan anggaran bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan teknis pelaksanaan yang ada di lapangan dan jumlah Petani yang berpartisipasi

I. Jadwal rencana PPS direncanakan untuk tahun 2010
Kegiatan November Desember Januari
Survei
Pendataan jenis kebutuhan
Sosailisasi
Pelaksanaan PPS
Nb: Jadwal Pelaksanaan bisa berubah sesuai dengan kesepakatan bersama

J. Penutup
Kegiatan Program Pertanian Sehat melalui penyaluran dana untuk kebutuhan petani miskin merupakan upaya menumbuhkan semangat sekaligus menanamkan kepedulian untuk mau berbagi kepada sesama khususnya kaum dhuafa dan menyadarkan petani tetang arti pentingnya makanan yang halal lagi sehat untuk ummat. Insyallah….

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: