Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) : Bidang kerja RSPO sangatlah penting dalam mendorong industri untuk menuju kesinambungan.

Komitmen Yang Sudah Ada Sejak Dulu

Komitmen kami terhadap kelapa sawit berkelanjutan bukanlah hal yang baru. Pada pertengahan tahun 1990an, sebagai bagian dari program pertanian berkelanjutan kami, kami memulai mengembangkan Panduan Pengolahan Pertanian yang Baik untuk kelapa sawit.

Pada tahun 2004 kami menjadi anggota pendiri dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) – sebuah program yang dibentuk industri untuk membangun kerjasama dengan organisasi konservasi WWF.

Unilever mengambil langkah untuk membentuk RSPO karena pemerintah lokal belum mampu membuat peraturan untuk sektor ini dengan semestinya.Seringkali perkembangan ekonomi mendapat prioritas yang lebih tinggi dibandingkan dengan pelestarian hutan.

RSPO adalah asosiasi non-profit yang menyatukan pihak-pihak terkait dari enam sektor dalam industri kelapa sawit, yakni produsen minyak kelapa sawit, pemroses atau pedagang kelapa sawit, manufaktur barang-barang konsumen, peritel, bank dan investor, LSM lingkungan serta LSM sosial untuk mengembangkan dan menerapkan standar global untuk minyak kelapa sawit yang berkesinambungan.

RSPO saat ini memiliki lebih dari 370 anggota, yang mewakili lebih dari 40% minyak kelapa sawit yang diproduksi di dunia. Bekerja untuk meningkatkan jumlah minyak kelapa sawit berkesinambungan yang disertifikasi, RSPO telah menyusun kriteria kesinambungan untuk para supplier yang layak disertifikasi.
Peran RSPO

Unilever mendukung RSPO secara penuh. Kami berkeyakinan cara yang terbaik untuk mewujudkan industri berkesinambungan adalah bekerja sama dengan sejumlah organisasi.

RSPO telah membentuk dasar untuk forum yang terbuka untuk pengguna, produsen dan LSM seperti WWF, Rainforest Alliance, Oxfam dan Sawit Watch, di mana kesinambungan dan perusakan hutan mendapat tempat untuk dibahas

RSPO telah menetapkan standar yang disebut sebagai Principles & Criteria (P&C) yang mendefinisikan tindakan untuk kelapa sawit yang berkesinambungan. Standar ini memuat syarat-syarat ekonomi, lingkungan hidup dan sosial dari produksi minyak kelapa sawit

RSPO telah menyusun sistem sertifikasi RSPO, yang merupakan kerangka untuk mengakui para produsen atau penanam yang memproduksi kelapa sawit sesuai dengan prinsip dan kriteria yang ada secara formal. Sistem sertifikasi ini juga memverifikasi klaim dari penggunaan atau dukungan RSPO – minyak kelapa sawit yang disertifikasi oleh para pemain dalam supply chain dan manufaktur produk akhir atau pemroses adalah asli.

RSPO dikelola oleh gabungan anggota dewan umum di tiap tahunnya. Sidang memutuskan anggota dari badan eksekutif dan memberikan suara untuk resolusi. Direktur dari Pertanian Berkelanjutan Unilever, Jan Kees Vis, adalah pemimpin dewan eksekutif saat ini.
Memungkinkan sertifikasi

Menyusul disetujuinya prinsip-prinsip dan kriteria RSPO pada bulan November 2005, sebuah kelompok kerja membuat kriteria untuk produksi kelapa sawit yang berkelanjutan, dan ini diuji oleh anggota-anggota kelompok Roundtable -sekitar tahun 2007.

RSPO mengembangkan interpretasi nasional dari kriteria generik pada tahun 2007 untuk memungkinkan perbedaan peraturan nasional pada negara-negara produksi. Kemudian, pada konferensi Roundtable yang kelima tentang Minyak Kelapa Sawit yang berkelanjutan pada bulan November 2007, RSPO meluncurkan kerangka sertifikasinya, menjadikannya yang pertama untuk memberikan sertifikasi pada pengolahan kelapa sawit berkesinambungan.

Hasil pertama dari kelapa sawit berkelanjutan yang disertifikasi memasuki pasar pada bulan November 2008. Unilever membeli sejumlah bagian dari pengiriman pertama ini.

RSPO juga telah menjadi instrumen dalam pembuatan sertifikat GreenPalm. Sertifikat ini mendukung produksi kelapa sawit yang berkelanjutan sesuai standar RSPO.
Memastikan kesesuaian

RSPO adalah organisasi sukarela yang memiliki dua mekanisme untuk memastikan para anggotanya mematuhi komitmen bersama. Yang pertama adalah Kode Etik Tindakan dan yang kedua adalah kerangka sertifikasi. Produsen minyak kelapa sawit diminta untuk berkomitmen dengan mengupayakan sertifikasi operasional mereka sesuai standar RSPO. Para konsumen kelapa sawit diminta berkomitmen dengan membeli dan mempergunakan kepala sawit yang sudah disertifikasi. Kemajuan laporan kewajiban tahunan yang didasarkan pada pengawasan satu sama lain tersedia di situs web RSPO.

Kami percaya bahwa tidak ada konflik kepentingan dalam hal keberadaan karyawan Unilever di badan eksekutif RSPO. Agenda RSPO dan kelapa sawit berkelanjutan secara keseluruhan terlalu besar untuk diurus satu organisasi saja. Pihak-pihak terkait perlu bekerja bersama, dalam koalisi, untuk menangani hal terkait minyak kelapa sawit yang berkesinambungan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: